Langsung ke konten utama

Review Amatir : Cargo (2018)

Guten Tag!
Udah lama aku nunggu film ini setelah pengumuman adaptasinya bakal di buat. Ya, film ini merupakan adaptasi dari film pendek yang menjadi finalis di Tropfest Australia 2013. Setelah trailernya, aku jadi lebih excited. Dan ternyata film ini tayang di Netflix tanggal 18 Mei, jadi aku baru nonton tadi malam. Jadi tentang pa sih, film ini?



Cargo, disutradai oleh Yolanda Ramkee dan Ben Howling. Dibintangi oleh side-kick-nya Sherlock-Cumberbatch-Holmes. Yap, Morgan Martin Freeman! Salah satu aktor favorit aku setelah nonton serial Sherlock Holmes.


Cerita ini menceritakan tentang Andy (Martin Freeman) yang berada ditengah-tengah wabah zombie dan harus mencari tempat aman untuk putrinya, Rosie, sebelum Andy berubah menjadi zombie.

Sama seperti film pendeknya, Cargo punya konsep yang menarik untuk sebuah film bertemakan "zombie", seenggaknya menurit aku. Ya, ditengah hebohnya GORE setiap film zombie dan "Manusia lebih kejam dari pada mayat hidup" seperti The Walking Dead. Cargo menampilkan sebuah drama antara ayah dan anak, dan dari pada cabik-mencabik, film ini lebih tentang kemanusiaan.

Andy bersama istrinya, Kay, dan anaknya, Rosie berusaha untuk tetap berada di atas air sungai untuk mencapai pangkalan militer yang mereka harap masih aman. Namun ditengah perjalanan, Kay tergigit dan terinfeksi ketika "Looting" di sebuah perahu rusak, memaksa mereka harus naik ke darat agar bisa mencapai tujuan lebih cepat dengan sebuah mobil. Tapi diperjalanan, mereka menabrak sebuah pohon ketika mencoba menghindari seorang terinfeksi (Ssst.. sama kaya film zombie lainnya, aturan kata "Zombie" jangan disebut di film ini berlaku juga). Membuat Kay tewas dan berubah menjadi "Z" dan menggigit Andy.

Andy memiliki 48 jam sebelum dia benar-benar berubah. Dan dia harus mencari sebuah tempat untuk Rosie. Nah, kalau kalian nonton film pendeknya, cerita bermula dari sini. Karena itu aku cukup puas dengan awal kenapa mereka bisa mengalami kecelakaan.

Secara keseluruhan, kalau menginginkan film zombie klasik, kalian gak akan menemukannya di film ini. Gak ada bertarung susah payah melawan zombie. Sebuah konflik didapatkan dari seorang bernama Vic yang mencoba membunuh Andy atau anaknya. Kemudian bersama Thoomi, seorang anak Aborigin yang membantu Andy menemukan tempat untuk Rosie.

Tapi, sayangnya, karena aku udah terlalu suka dengan film pendeknya, film ini kurang oke jika dibandingin dengan film pendek itu. Aku lebih suka dengan akhir dari film pendeknya dari pada filmnya ini. Adanya suku aborigin disini juga menurut aku buat ceritanya kurang "Klik". Kalian bisa tau sendiri kalau udah nonton. Menurut kalian bagus yang mana?

Karena jujur, film pendeknya yang 7 menit itu bikin aku cirambai berkaca-kaca. hehehe.

Rating Rotten Tomatoes : 85%
Rating Ayissaurus : 70%

Judul : Cargo
Rating : Unrated
Genre : Drama, Mystery & Suspense
Sutradara : Yolanda Ramke & Ben Howling
Penulis Cerita : Yolanda Ramkee
Rilis : 18 Mei 2018
Runtime : 91 menit
Studio : Netflix

Cargo (Short Film) : TROPFEST

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Solusi Hidup Sehat Dengan Hunian Terbaik Di Bandung Selatan

Seiring dengan perkembangan zaman menuju era yang lebih modern, kehidupan yang semakin cepat, manusia menjadi lebih sibuk dan lupa untuk menjaga pola hidup yang sehat. Ditambah lagi dengan pemukiman yang semakin padat membuat pola hidup sehat ini lebih sulit untuk dilakukan. Hal-hal yang menurunkan kesehatan baik fisik maupun mental muncul dari berbagai macam aspek. Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 yang saat ini sedang melanda dunia, menyebabkan imun tubuh yang melemah akibat stres. Tentu saja ini sangat berbahaya apabila dibiarkan karena dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Delete Facebook, Permanen!

Langkah ini saya buat untuk kalian yang siap untuk berhenti dan mencoba mencari-cari dimana sih tombol delete account facebook itu. Hapus akun facebook ternyata butuh lebih cara dibanding hanya sekedar klik tombol hapus dan bilang dadah.

Film : Batman V Superman: Dawn Of Justice. Wajib Nonton?

Saya tertarik dengan film ini, film yang mempertemukan Batman sama Superman, walaupun saya bukan fans DC. Tapi, hey, ini Batman!! Jadi, pas rilis film ini saya malemnya langsung pergi ke teater sayangnya hari itu udah sold out. Pulang lagi dah. 5 hari berikutnya saya balik lagi ke teater. Dan seperti biasa saya nonton di kursi A1, paling ujung atas sendiri dalam sepi :').