Langsung ke konten utama

Review Amatir : Christopher Robin (2018)


Jadi sekarang aku bakal review film Christopher Robin. Awalnya aku kira film ini bakal jadi sequelnya Goodbye Christopher Robin. Tapi melihat fakta bahwa film ini dari rumah yang berbeda. Dan setelah nonton trailer juga tentunya, ya, film ini bukan sebuah sequel.

So, I'm not a big fan of Pooh, tapi aku tumbuh dengan Winnie and the Gang. Trio Mickey, Donald, Goofy, Bambi, Dumbo, dan para penghuni Hundre Acre Woods. So Yass, Aku excited banget dengan film ini.

Apakah film ini based on true story. Nggk. Memang, Christopher Robin dan teman-teman bonekanya ada di dunia nyata. Tapi Ayahnya Gak pernah bikin cerita tentang Robin setelah dewasa. Dia memang tumbuh dewasa, menikah dan memiliki anak perempuan. Tapi cerita disini beda dengan kehidupan nyata Christopher Robin. Ya, jadi ini menarik, at least buat aku, karena live action ini menceritakan pooh dan kawan-kawan yang sudah tua. Brand New Story tentang Christopher Robin.

kalau kamu ingin tau cerita aslinya Christopher Robin, kalian bisa nonton film Goodbye Christopher Robin. Kalau itu based on true story.

Sinopsisnya adalah Robin yang sudah dewasa, memiliki keluarga, pekerjaan, kehilangan imajinasinya, bertemu dengan kawan lamanya Pooh dan harus kembali ke Hundred Acre Woods untuk menemukan teman-temannya yang lain.


So, Let's Review!! SPOILER ALERT!

Narasi awal cerita disuguhkan dengan gaya kartun Winnie The Pooh, dengan Buku Cerita, yang Sebenernya aku rasa bakal sulit nangkep narasi itu, tapi untungnya di Indonesia, kita dibantu dengan Subtitle.

Film ini film yang menyenangkan, fun. And I love those stuffed animals. Memang di awal film agak membosankan, tentang Robin dan keluarga, pergi perang, dan bagaimana ia harus memilih pekerjaan dari pada anaknya. Cerita bagaimana dia bisa melupakan teman-teman lamanya. Tapi setelah dia bertemu kembali dengan Pooh. Yas, Mostly fun & enjoyable.

Nonton film ini jadi teringat film Hook yang konsepnya sama. Dimana Peter Pan beranjak dewasa dan harus memilih pekerjaannya sampai akhirnya Kapten Hook menculik anak-anaknya.

Ada satu hal yang menurut aku itu sebuah, entahlah, plothole atau apa namanya. Pohon sebagai "Portal" ke Hundred Acre Woods berada di Sussex, dan ketika Pooh masuk ke portal tersebut, ia keluar di Lon Don. Jadi aku rasa ini aga sedikit maksa, but it's a movie anyway. Apapun bisa terjadi, mungkin Portal itu terhubung dengan Christopher, entahlah.

Aku suka banget dengan CGI dalam film in, boneka binatang yang hidup dan bicara tapi sama sekali ga keliatan menakutkan. Dan penghargaan harus di kasih ke Jim Cummings sebagai pengisi suara Pooh, sejak dulu. Dan I really love suaranya Pooh.

Film ini mencerminkan bagaimana kita tumbuh dewasa dan melupakan masalalu kita. Aku rasa film ini terhubung dengan kehidupan nyata. Christopher Robin memang film untuk anak, tapi aku rasa lebih cocok untuk orang dewasa yang dulu tumbuh bersama Pooh.

Untuk aku, film ini 8/10. Film Live-Action terbaik setelah Maleficent. Don't judge me!

Apakah kamu bakal suka film ini?

Untuk orang dewasa kaya aku, yang tumbuh dengan Disney's magic, yes. kalian akan bernostalgia. Dan kalau ada yang ga suka, ga tau man, maybe you have no soul.

Apakah anak2 bakl suka film ini?

Maybe yes. Kids jaman now pasti bakal jarang yang tau tentang Winnie the Pooh. But, hey, ini film sweet, cute & fun. Walopun mereka ga ngerti, tapi aku yakin mereka bakal suka dengan Pooh dan kawan-kawan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Solusi Hidup Sehat Dengan Hunian Terbaik Di Bandung Selatan

Seiring dengan perkembangan zaman menuju era yang lebih modern, kehidupan yang semakin cepat, manusia menjadi lebih sibuk dan lupa untuk menjaga pola hidup yang sehat. Ditambah lagi dengan pemukiman yang semakin padat membuat pola hidup sehat ini lebih sulit untuk dilakukan. Hal-hal yang menurunkan kesehatan baik fisik maupun mental muncul dari berbagai macam aspek. Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 yang saat ini sedang melanda dunia, menyebabkan imun tubuh yang melemah akibat stres. Tentu saja ini sangat berbahaya apabila dibiarkan karena dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Delete Facebook, Permanen!

Langkah ini saya buat untuk kalian yang siap untuk berhenti dan mencoba mencari-cari dimana sih tombol delete account facebook itu. Hapus akun facebook ternyata butuh lebih cara dibanding hanya sekedar klik tombol hapus dan bilang dadah.

Film : Batman V Superman: Dawn Of Justice. Wajib Nonton?

Saya tertarik dengan film ini, film yang mempertemukan Batman sama Superman, walaupun saya bukan fans DC. Tapi, hey, ini Batman!! Jadi, pas rilis film ini saya malemnya langsung pergi ke teater sayangnya hari itu udah sold out. Pulang lagi dah. 5 hari berikutnya saya balik lagi ke teater. Dan seperti biasa saya nonton di kursi A1, paling ujung atas sendiri dalam sepi :').